Ketulusan
Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura- pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta. Prinsipnya “Ya diatas Ya dan Tidak diatas Tidak”. Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi dengan kecerdikan seekor ular. Dengan begitu, ketulusan tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.
Kerendahan Hati
Berbeda dengan rendah diri yang merupakan kelemahan, kerendah hatian justru mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orang
yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain. Ia bisa
membuat orang yang diatasnya merasa oke dan membuat orang yang di bawahnya
tidak merasa minder.
Kesetiaan
Kesetiaan sudah menjadi barang langka & sangat tinggi harganya. Orang yang setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.
Positive Thinking
Orang yang bersikap positif (positive thinking) selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih suka bicara mengenai harapan daripada keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dan sebagainya.
Keceriaan
Karena tidak semua orang dikaruniai temperamen ceria, maka keceriaan tidak harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh tapi sikap hati. Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa mentertawakan situasi, orang lain, juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.
Bertanggung jawab
Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan. Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.
Percaya Diri
Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percaya diri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik.
Kebesaran Jiwa
Kebesaran jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain.
Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa- masa sukar dia tetap tegar, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.
Easy Going
Orang yang easy going menganggap hidup ini ringan. Dia tidak suka membesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah-masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stress dengan masalah-masalah yang berada di luar kontrolnya.
Empati
Empati adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yang berempati bukan saja pendengar yang baik tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.
Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6762811
Saturday, April 16, 2011
Tuesday, April 12, 2011
Bayi Tak Boleh Tidur dengan Perokok
SEBAIKNYA para orang tua yang merokok tak tidur di ruang yang sama dengan bayi-bayi mereka. Sebab, kadar nikotin rokok yang menempel pada kulit maupun pakaian dapat membahayakan kesehatan si bayi.
Peneliti melakukan studi di Catalonia, Spanyol. Penelitian menyoroti efek asap tembakau pada bayi dan dihubungkan dengan ruangan pribadi. Mereka pun mewawancarai orang tua dari 1.123 bayi di bawah usia 18 bulan.
Setelah melakukan analisa, sampel rambut pada 252 bayi mengandung nikotin. Para bayi itu ternyata tidur bersama orang tua yang merokok dalam satu ruangan. Kadarnya bahkan tiga kali lebih tinggi ketimbang bayi yang tidur terpisah dari orang tua perokok.
"Menjadi perokok pasif adalah penyebab utama kematian anak di negara maju," kata Guadalupe Ortega, peneliti utama, baru-baru ini. Ortega pun menambahkan ventilasi kamar tidur belum tentu efektif mengurangi tingkat paparan racun pada perokok pasif.
Asap Rokok Rusak Kesehatan Mental Anak
Anak-anak yang menghirup asap rokok secara pasif lebih cenderung berjuang dengan masalah kesehatan mental.
Dalam hasil studi besar-besaran terhadap anak-anak di Inggris itu mendesak para orangtua untuk menghentikan kebiasaan merokok. "Atau setidaknya menghembuskan asap rokok di luar rumah," kata peneliti.
Namun masih belum jelas apakah asap tembakau benar-benar berpengaruh langsung pada otak anak-anak, atau ada hal lain yang mempengaruhi.
"Kita tahu bahwa paparan asap rokok terkait dengan banyak masalah kesehatan fisik pada anak-anak, meskipun sisi kesehatan mental belum dieksplorasi," kata ketua peneliti Mark Hamer dari University College London kepada Reuters Health via e-mail.
Dua dari setiap tiga anak berusia antara 3-11 tahun terkena asap rokok di AS. Sementara itu pada kelompok anak berusia 9-17, satu dari lima orang telah didiagnosa memiliki beberapa jenis gangguan mental atau kecanduan. Data ini berasal dari Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS.
Untuk melihat apakah dua statistik terkait, Hamer dan koleganya mempelajari 901 anak-anak tidak terkena paparan asap rokok yang berusia antara 4-8 tahun. Mereka mengukur tingkat efek sampingan dari asap rokok pada air liuar anak-anak untuk mengukur paparan asap, dan para orangtuanya mengisi kuesioner tentang emosi, masalah perilaku dan sosial anak-anak.
Semakin banyak paparan asap rokok pada anak, rata-rata memiliki kesehatan mental yang buruk. "Hal ini terutama anak-anak berlaku hiperaktif dan berperilaku buruk lainnya," lapor para peneliti dalam Archives of Pediatrics and Adolescent Medicine.
Secara keseluruhan, sekitar 3% dari semua anak-anak 'abnormal' memiliki skor 20 atau lebih pada kuesioner 'Kekuatan dan Kesulitan', skala 40 poin dengan nilai tertinggi mewakili kesehatan mental buruk.
Terjadi kesenjangan tetap setelah peneliti memperhitungkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kesehatan mental seperti asma, aktivitas fisik, pendapatan keluarga, dan situasi rumah. Namun hal itu tidak bisa meniadakan peran beberapa faktor yang tidak terukur.
Anak-anak memang paling mungkin menghirup asap rokok di rumah mereka sendiri. Namun yang belum jelas adalah bagaimana asap rokok bisa memicu masalah mental.
Para peneliti memperkirakan bahwa hal ini bisa juga berhubungan dengan efek asap pada bahan kimia di otak, seperti dopamin. Faktor genetika juga bisa berpengaruh, atau pengetahuan bahwa asap berbahaya bisa membuat anak-anak depresi karena dipaksa banyak bernapas setiap hari.
Sementara Hamer mencatat bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan, Dr Michael Weitzman dari New York University Medical Center, yang tidak terlibat dalam penelitian. Michael mengatakan bahwa hasil penelitian ini memperkuat bukti bahwa asap rokok pasif menyebabkan masalah kesehatan mental pada anak-anak.
"Banyak orang sekarang menyadari bahwa paparan asap pada anak-anak meningkatkan risiko mereka untuk sindrom kematian bayi mendadak, infeksi telinga dan asma," kata Weitzman kepada Reuters Health via e-mail.
"Tapi asap rokok juga menimbulkan beban besar pada kualitas hidup anak-anak, keluarga dan masyarakat yang lebih besar, karena masalah peningkatan kesehatan mental anak," tambahnya.
Dia merekomendasikan pendidikan publik tentang konsekuensi merokok, serta lebih banyak upaya membantu orangtua berhenti merokok.
Hamer menyarankan agar orangtua sebaiknya mencoba menghindari kebiasaan merokok di rumah mereka ketika berada di sekitar anak-anak, karena hal itu berbahaya bagi mereka, baik secara fisik maupun mental.
Dampak Asap Rokok Picu Risiko Hiperaktif
Menghindarkan anak-anak dan ibu hamil dari paparan asap rokok di lingkungan merupakan hal penting dalam upaya mencegah anak dari ancaman penyakit.
Studi terbaru yang digagas Frank Bandiera dari University of Miami Miller School of Medicine menunjukkan, paparan asap rokok di lingkungan (second handsmoke) dapat meningkatkan risiko anak-anak mengalami depresi dan gangguan perilaku termasuk hiperaktif.
Penelitian ini memperkuat bukti bahwa anak-anak dari seorang ibu yang merokok semasa hamil berpotensi mengalami masalah gangguan perilaku. Paparan asap rokok juga berkaitan dengan gangguan kesehatan lainnya seperti penyakit pernapasan dan jantung pada anak-anak.
"Sudah saatnya untuk mencegah anak-anak terpapar asap," kata Dr. Bruce Lanphear, kepala Children's Environmental Health Center di Cincinnati, Amerika Serikat.
"Bukti sudah cukup untuk mencegah penyakit-penyakit yang disebutkan, sayangnya hal itu tidak kita lakukan," tambah Lanphear yang tidak terlibat dalam studi.
Bandiera dalam studinya melibatkan sekitar 3.000 anak berusia antara 8 hingga 15 tahun. Kadar kotinin - yang terbentuk setelah nikotin terurai - dalam tubuh anak-anak diukur. Anak-anak yang kadar kotininnya sangat tinggi dianggap sebagai perokok aktif, sehingga tidak dilibatkan dalam studi. Hasil penelitian ini dimuat dalam Archives of Pediatrics & Adolescent Medicine.
Setelah memperhitungkan sejumlah faktor seperti usia dan ras, peneliti menemukan bahwa anak laki-laki yang terpapar asap rokok memiliki kecenderungan menunjukkan gejala hiperaktif, depresi, kecemasan, dan gangguan perilaku lainnya. Sedangkan anak perempuan yang terpapar asap rokok hanya menunjukkan gejala hiperaktif dan kecemasan.
Walau begitu, jumlah anak yang didiagnosa positif mengalami kelainan tersebut rendah. Hanya ditemukan 201 anak atau sekitar 7 persen anak yang dinggap layak didiagnosa positif ADHD, 15 anak lainnya positif mengidap depresi dan 9 anak mengalami gangguan kecemasan
Para peneliti mengakui, memang sulit untuk memisahkan dampak paparan asap rokok dari kondisi atau kelainan yang disebabkan oleh ibu hamil yang merokok saat masa kehamilan.
Dalam komentar yang dilampirkan dalam riset ini, Dr. Jonathan Samet dari Keck School of Medicine of the University of Southern California menyatakan pentingnya dilakukan studi lebih jauh untuk menentukan bagaimana sebenarnya paparan asap rokok dapat memengaruhi otak bayi.
Bandiera juga mencatat bahwa studi ini tidak dapat membuntikan bahwa paparan asap menyebaban gangguan mental dan perilaku . Tetapi untuk saat ini, para orang tua sebaiknya menjauhkan anak-anak mereka dari paparan asap rokok.
Lanphear menegaskan, meski saat ini belum ada bukti definitif yang mengaitkan paparan asap rokok di udara (secondhand smoke) dengan gangguan mental, akan sangat mengejutkan bila tidak ditemukan hubungan di antara keduanya.
Sumber : http://www.ceriwis.info/
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7914232
Peneliti melakukan studi di Catalonia, Spanyol. Penelitian menyoroti efek asap tembakau pada bayi dan dihubungkan dengan ruangan pribadi. Mereka pun mewawancarai orang tua dari 1.123 bayi di bawah usia 18 bulan.
Setelah melakukan analisa, sampel rambut pada 252 bayi mengandung nikotin. Para bayi itu ternyata tidur bersama orang tua yang merokok dalam satu ruangan. Kadarnya bahkan tiga kali lebih tinggi ketimbang bayi yang tidur terpisah dari orang tua perokok.
"Menjadi perokok pasif adalah penyebab utama kematian anak di negara maju," kata Guadalupe Ortega, peneliti utama, baru-baru ini. Ortega pun menambahkan ventilasi kamar tidur belum tentu efektif mengurangi tingkat paparan racun pada perokok pasif.
Asap Rokok Rusak Kesehatan Mental Anak
Anak-anak yang menghirup asap rokok secara pasif lebih cenderung berjuang dengan masalah kesehatan mental.
Dalam hasil studi besar-besaran terhadap anak-anak di Inggris itu mendesak para orangtua untuk menghentikan kebiasaan merokok. "Atau setidaknya menghembuskan asap rokok di luar rumah," kata peneliti.
Namun masih belum jelas apakah asap tembakau benar-benar berpengaruh langsung pada otak anak-anak, atau ada hal lain yang mempengaruhi.
"Kita tahu bahwa paparan asap rokok terkait dengan banyak masalah kesehatan fisik pada anak-anak, meskipun sisi kesehatan mental belum dieksplorasi," kata ketua peneliti Mark Hamer dari University College London kepada Reuters Health via e-mail.
Dua dari setiap tiga anak berusia antara 3-11 tahun terkena asap rokok di AS. Sementara itu pada kelompok anak berusia 9-17, satu dari lima orang telah didiagnosa memiliki beberapa jenis gangguan mental atau kecanduan. Data ini berasal dari Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS.
Untuk melihat apakah dua statistik terkait, Hamer dan koleganya mempelajari 901 anak-anak tidak terkena paparan asap rokok yang berusia antara 4-8 tahun. Mereka mengukur tingkat efek sampingan dari asap rokok pada air liuar anak-anak untuk mengukur paparan asap, dan para orangtuanya mengisi kuesioner tentang emosi, masalah perilaku dan sosial anak-anak.
Semakin banyak paparan asap rokok pada anak, rata-rata memiliki kesehatan mental yang buruk. "Hal ini terutama anak-anak berlaku hiperaktif dan berperilaku buruk lainnya," lapor para peneliti dalam Archives of Pediatrics and Adolescent Medicine.
Secara keseluruhan, sekitar 3% dari semua anak-anak 'abnormal' memiliki skor 20 atau lebih pada kuesioner 'Kekuatan dan Kesulitan', skala 40 poin dengan nilai tertinggi mewakili kesehatan mental buruk.
Terjadi kesenjangan tetap setelah peneliti memperhitungkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kesehatan mental seperti asma, aktivitas fisik, pendapatan keluarga, dan situasi rumah. Namun hal itu tidak bisa meniadakan peran beberapa faktor yang tidak terukur.
Anak-anak memang paling mungkin menghirup asap rokok di rumah mereka sendiri. Namun yang belum jelas adalah bagaimana asap rokok bisa memicu masalah mental.
Para peneliti memperkirakan bahwa hal ini bisa juga berhubungan dengan efek asap pada bahan kimia di otak, seperti dopamin. Faktor genetika juga bisa berpengaruh, atau pengetahuan bahwa asap berbahaya bisa membuat anak-anak depresi karena dipaksa banyak bernapas setiap hari.
Sementara Hamer mencatat bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan, Dr Michael Weitzman dari New York University Medical Center, yang tidak terlibat dalam penelitian. Michael mengatakan bahwa hasil penelitian ini memperkuat bukti bahwa asap rokok pasif menyebabkan masalah kesehatan mental pada anak-anak.
"Banyak orang sekarang menyadari bahwa paparan asap pada anak-anak meningkatkan risiko mereka untuk sindrom kematian bayi mendadak, infeksi telinga dan asma," kata Weitzman kepada Reuters Health via e-mail.
"Tapi asap rokok juga menimbulkan beban besar pada kualitas hidup anak-anak, keluarga dan masyarakat yang lebih besar, karena masalah peningkatan kesehatan mental anak," tambahnya.
Dia merekomendasikan pendidikan publik tentang konsekuensi merokok, serta lebih banyak upaya membantu orangtua berhenti merokok.
Hamer menyarankan agar orangtua sebaiknya mencoba menghindari kebiasaan merokok di rumah mereka ketika berada di sekitar anak-anak, karena hal itu berbahaya bagi mereka, baik secara fisik maupun mental.
Dampak Asap Rokok Picu Risiko Hiperaktif
Menghindarkan anak-anak dan ibu hamil dari paparan asap rokok di lingkungan merupakan hal penting dalam upaya mencegah anak dari ancaman penyakit.
Studi terbaru yang digagas Frank Bandiera dari University of Miami Miller School of Medicine menunjukkan, paparan asap rokok di lingkungan (second handsmoke) dapat meningkatkan risiko anak-anak mengalami depresi dan gangguan perilaku termasuk hiperaktif.
Penelitian ini memperkuat bukti bahwa anak-anak dari seorang ibu yang merokok semasa hamil berpotensi mengalami masalah gangguan perilaku. Paparan asap rokok juga berkaitan dengan gangguan kesehatan lainnya seperti penyakit pernapasan dan jantung pada anak-anak.
"Sudah saatnya untuk mencegah anak-anak terpapar asap," kata Dr. Bruce Lanphear, kepala Children's Environmental Health Center di Cincinnati, Amerika Serikat.
"Bukti sudah cukup untuk mencegah penyakit-penyakit yang disebutkan, sayangnya hal itu tidak kita lakukan," tambah Lanphear yang tidak terlibat dalam studi.
Bandiera dalam studinya melibatkan sekitar 3.000 anak berusia antara 8 hingga 15 tahun. Kadar kotinin - yang terbentuk setelah nikotin terurai - dalam tubuh anak-anak diukur. Anak-anak yang kadar kotininnya sangat tinggi dianggap sebagai perokok aktif, sehingga tidak dilibatkan dalam studi. Hasil penelitian ini dimuat dalam Archives of Pediatrics & Adolescent Medicine.
Setelah memperhitungkan sejumlah faktor seperti usia dan ras, peneliti menemukan bahwa anak laki-laki yang terpapar asap rokok memiliki kecenderungan menunjukkan gejala hiperaktif, depresi, kecemasan, dan gangguan perilaku lainnya. Sedangkan anak perempuan yang terpapar asap rokok hanya menunjukkan gejala hiperaktif dan kecemasan.
Walau begitu, jumlah anak yang didiagnosa positif mengalami kelainan tersebut rendah. Hanya ditemukan 201 anak atau sekitar 7 persen anak yang dinggap layak didiagnosa positif ADHD, 15 anak lainnya positif mengidap depresi dan 9 anak mengalami gangguan kecemasan
Para peneliti mengakui, memang sulit untuk memisahkan dampak paparan asap rokok dari kondisi atau kelainan yang disebabkan oleh ibu hamil yang merokok saat masa kehamilan.
Dalam komentar yang dilampirkan dalam riset ini, Dr. Jonathan Samet dari Keck School of Medicine of the University of Southern California menyatakan pentingnya dilakukan studi lebih jauh untuk menentukan bagaimana sebenarnya paparan asap rokok dapat memengaruhi otak bayi.
Bandiera juga mencatat bahwa studi ini tidak dapat membuntikan bahwa paparan asap menyebaban gangguan mental dan perilaku . Tetapi untuk saat ini, para orang tua sebaiknya menjauhkan anak-anak mereka dari paparan asap rokok.
Lanphear menegaskan, meski saat ini belum ada bukti definitif yang mengaitkan paparan asap rokok di udara (secondhand smoke) dengan gangguan mental, akan sangat mengejutkan bila tidak ditemukan hubungan di antara keduanya.
Sumber : http://www.ceriwis.info/
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7914232
Thursday, February 17, 2011
Iseng2 Baca Blog Orang
Seperti Biasa, pulang kerja saya browsing plus chating dgn mantan pacar(istri tercinta). Setelah browsing jauh jauh & jauh, saya nemu salah satu blogg milik temen kita Alexander Bayu, kebanyakan blog nya dia berisi tentang seputaran ilmu informatika. Klo diliat dari archieves nya sih, ky nya nih bloger baru bgt bikin blogg, tp yg bikin saya kagum, format blogg & tampilannya udah berpengalaman bgt, mungkin dia jg pernah bikin blogg sebelomnya trs dia bikin lagi yg baru, itulah yg sementara ada dipikiran saya ttg si blogger.
Isi blogg nya beragam bgt tp cm seputaran dunia informatika, seru jg sih saya keliling2 di blogg nya si kawan ini, saya jg sempet curi2 ilmu dari si blogger ini, worthed jg ilmunya, thanx bgt deh buat si blogger.
Buat yg pengen liat bentuk blogg nya ky gmn, bs di klik ja ke http://alexanderbayu90.blogspot.com/
Bravo Blogger Indonesia.....!!
Isi blogg nya beragam bgt tp cm seputaran dunia informatika, seru jg sih saya keliling2 di blogg nya si kawan ini, saya jg sempet curi2 ilmu dari si blogger ini, worthed jg ilmunya, thanx bgt deh buat si blogger.
Buat yg pengen liat bentuk blogg nya ky gmn, bs di klik ja ke http://alexanderbayu90.blogspot.com/
Bravo Blogger Indonesia.....!!
Sunday, February 6, 2011
Sejarah Penghapus
Penghapus (juga disebut setip) merupakan salah satu perlengkapan alat tulis yang merupakan karet lembut yang mampu menghilangkan tanda yang dihasilkan dengan pensil.
Sebuah penghapus.
Penghapus kenyal seperti karet, dan seringkali bewarna putih atau hitam (walaupun ditemukan juga coklat atau merah jambu untuk memperindah penampilan sesuai pemanfaatan teknologi). Terdapat pensil yang dilengkapi dengan penghapus di ujungnya. Penghapus mahal mungkin mempunyai bahan vinyl atau plastik sebagai tambahan kepada karet.
Penghapus juga merujuk kepada penghapus pada papan tulis seperti papan hitam atau papan putih. Penghapus papan hitam tradisional merupakan blok kayu berbentuk persegi panjang yang dibuat dari kain berbahan wol.
Sejarah
Pada tahun 1770, pakar sains Joseph Priestley menyatakan, “Saya telah melihat bahan yang amat sesuai untuk digunakan bagi menghilangkan tanda arang pensil pada kertas.” Di seluruh Eropa pada saat itu, tulisan pensil dihapus dari kertas dengan menggunakan kubus-kubus kecil yang terbuat dari karet. Kubus-kubus kecil ini masih digunakan untuk tujuan ini di Inggris dan Australia.
Juga pada tahun 1770, Edward Naime, insinyur Inggris, disebut sebagai pencipta penghapus karet pertama. Sebelum penggunaan karet, serbuk roti digunakan sebagai penghapus. Naime berkata bahwa dia salah mengambil kepingan karet dan bukannya serbuk roti, dan menemukan ciri-ciri menghapus dari karet, dan mulai menjual penghapus karet.
Bagaimanapun juga, karet dalam bentuk mentah sulit disimpan, kerana ia mudah dan akan rusak. Pada tahun 1839, Charles Goodyear, seorang penemu, menemukan proses vulkanisasi, kaedah yang merawat karet dan menjadikannya bahan yang tahan lama. Penghapus menjadi benda yang umum dengan perkembangan karet yang divulkanisasi.
Pada tahun 1858, Hyman Lipman dari Philadelphia, Pennsylvania, AS, menerima paten pertama untuk pelekatan penghapus pada ujung pensil. Paten itu kemudian dibatalkan karena ditetapkan bahwa hal tersebut hanya merupakan gabungan dua peralatan dan bukannya produk baru sepenuhnya.
Jenis
Jenis yang sering terdapat pada penghapus biasanya bewarna merah muda atau merah dengan karakteristik mudah lengket. Jenis ini cukup baik untuk menghapus kebanyakan tulisan pensil, walaupun ia cenderung mengotori dan merusak kertas jika terlalu sering digunakan. Selain itu banyak sisa karet yang harus dibersihkan. Sisa ini sering mengotori kertas jika dibiarkan menempel.
Jenis yang populer di kalangan seniman adalah penghapus art gum, yang dibuat dari karet bertekstur kasar yang lembut. Jenis ini cocok untuk menghapus kawasan yang luas dalam satu sapuan tanpa merusak kertas. Tetapi penghapus ini meninggalkan banyak sisa penghapus dan tidak begitu akurat. Pemakaian terlalu banyak hanya menghasilkan warna kekuningan di kertas. Penghapus art gum biasanya berwarna gelap atau kecokelat-cokelatan.
Penghapus uli, lebih dikenal dalam Bahasa Inggris sebagai kneaded eraser, juga digemari di kalangan seniman. Penghapus jenis ini dibuat dari bahan kelabu dan menyerupai adonan atau lem. Kelebihannya adalah tidak meninggalkan sisa penghapus sehingga tahan lebih lama dibanding penghapus lain. Partikel grafit dan tanah liat ditarik oleh adonan karet sehingga lebih akurat dan tidak meninggalkan bekas apapun. Penghapus ini banyak digunakan untuk memberi efek kilap atau percikan air. Kelemahannya adalah sedikit rasa lengket di tangan dan mudah meleleh di suhu tinggi.
Penghapus vinyl lembut mempunyai tekstur seperti plastik dan ciri-ciri menghapus yang mirip dengan penghapus karet biasa. Hanya saja sedikit lebih lembut dan kuat, dan dengan itu tidak mudah merusak kertas dan nyaman digunakan. Penghapus vinyl biasanya putih dan mudah terlihat kotor jika disentuh.
Kegunaan lain
Sketsa dengan mengutamakan teknik menghapus goresan pensil.
Walaupun manfaat yang utama dari penghapus adalah menghilangkan bekas goresan, namun oleh seniman profesional, penghapus juga dimanfaatkan dengan teknik tertentu. Misalnya memberi kesan kilau dengan menggunakan mal penghapus atau efek smudge jika digores lembut.
Penghapus uli bisa dimanfaatkan untuk memberi efek seperti butiran air dengan membentuknya menjadi butiran dan menempelkan langsung ke bagian yang sudah diwarnai.
Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6900381
Sebuah penghapus.
Penghapus kenyal seperti karet, dan seringkali bewarna putih atau hitam (walaupun ditemukan juga coklat atau merah jambu untuk memperindah penampilan sesuai pemanfaatan teknologi). Terdapat pensil yang dilengkapi dengan penghapus di ujungnya. Penghapus mahal mungkin mempunyai bahan vinyl atau plastik sebagai tambahan kepada karet.
Penghapus juga merujuk kepada penghapus pada papan tulis seperti papan hitam atau papan putih. Penghapus papan hitam tradisional merupakan blok kayu berbentuk persegi panjang yang dibuat dari kain berbahan wol.
Sejarah
Pada tahun 1770, pakar sains Joseph Priestley menyatakan, “Saya telah melihat bahan yang amat sesuai untuk digunakan bagi menghilangkan tanda arang pensil pada kertas.” Di seluruh Eropa pada saat itu, tulisan pensil dihapus dari kertas dengan menggunakan kubus-kubus kecil yang terbuat dari karet. Kubus-kubus kecil ini masih digunakan untuk tujuan ini di Inggris dan Australia.
Juga pada tahun 1770, Edward Naime, insinyur Inggris, disebut sebagai pencipta penghapus karet pertama. Sebelum penggunaan karet, serbuk roti digunakan sebagai penghapus. Naime berkata bahwa dia salah mengambil kepingan karet dan bukannya serbuk roti, dan menemukan ciri-ciri menghapus dari karet, dan mulai menjual penghapus karet.
Bagaimanapun juga, karet dalam bentuk mentah sulit disimpan, kerana ia mudah dan akan rusak. Pada tahun 1839, Charles Goodyear, seorang penemu, menemukan proses vulkanisasi, kaedah yang merawat karet dan menjadikannya bahan yang tahan lama. Penghapus menjadi benda yang umum dengan perkembangan karet yang divulkanisasi.
Pada tahun 1858, Hyman Lipman dari Philadelphia, Pennsylvania, AS, menerima paten pertama untuk pelekatan penghapus pada ujung pensil. Paten itu kemudian dibatalkan karena ditetapkan bahwa hal tersebut hanya merupakan gabungan dua peralatan dan bukannya produk baru sepenuhnya.
Jenis
Jenis yang sering terdapat pada penghapus biasanya bewarna merah muda atau merah dengan karakteristik mudah lengket. Jenis ini cukup baik untuk menghapus kebanyakan tulisan pensil, walaupun ia cenderung mengotori dan merusak kertas jika terlalu sering digunakan. Selain itu banyak sisa karet yang harus dibersihkan. Sisa ini sering mengotori kertas jika dibiarkan menempel.
Jenis yang populer di kalangan seniman adalah penghapus art gum, yang dibuat dari karet bertekstur kasar yang lembut. Jenis ini cocok untuk menghapus kawasan yang luas dalam satu sapuan tanpa merusak kertas. Tetapi penghapus ini meninggalkan banyak sisa penghapus dan tidak begitu akurat. Pemakaian terlalu banyak hanya menghasilkan warna kekuningan di kertas. Penghapus art gum biasanya berwarna gelap atau kecokelat-cokelatan.
Penghapus uli, lebih dikenal dalam Bahasa Inggris sebagai kneaded eraser, juga digemari di kalangan seniman. Penghapus jenis ini dibuat dari bahan kelabu dan menyerupai adonan atau lem. Kelebihannya adalah tidak meninggalkan sisa penghapus sehingga tahan lebih lama dibanding penghapus lain. Partikel grafit dan tanah liat ditarik oleh adonan karet sehingga lebih akurat dan tidak meninggalkan bekas apapun. Penghapus ini banyak digunakan untuk memberi efek kilap atau percikan air. Kelemahannya adalah sedikit rasa lengket di tangan dan mudah meleleh di suhu tinggi.
Penghapus vinyl lembut mempunyai tekstur seperti plastik dan ciri-ciri menghapus yang mirip dengan penghapus karet biasa. Hanya saja sedikit lebih lembut dan kuat, dan dengan itu tidak mudah merusak kertas dan nyaman digunakan. Penghapus vinyl biasanya putih dan mudah terlihat kotor jika disentuh.
Kegunaan lain
Sketsa dengan mengutamakan teknik menghapus goresan pensil.
Walaupun manfaat yang utama dari penghapus adalah menghilangkan bekas goresan, namun oleh seniman profesional, penghapus juga dimanfaatkan dengan teknik tertentu. Misalnya memberi kesan kilau dengan menggunakan mal penghapus atau efek smudge jika digores lembut.
Penghapus uli bisa dimanfaatkan untuk memberi efek seperti butiran air dengan membentuknya menjadi butiran dan menempelkan langsung ke bagian yang sudah diwarnai.
Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6900381
Sejarah Pencil / Pensil
Penggunaan timbal dan grafit sudah dimulai sejak zaman Yunani. Keduanya memberikan efek goresan abu-abu, walaupun grafit sedikit lebih hitam. Grafit sangat jarang dipakai hingga kemudian pada tahun 1564 ditemukan kandungan grafit murni dalam jumlah besar di Borrowdale, sebuah lembah di Lake District, Inggris bagian utara. Meskipun kelihatan seperti batu bara, mineral tersebut tidak dapat terbakar, dan meninggalkan bekas berwarna hitam mengilap, serta mudah dihapus di atas permukaan yang bisa ditulisi.
Pada masa ini istilah grafit masih disalahartikan dengan timah, timah hitam, dan plumbago, artinya “seperti timah” mengingat sifatnya yang hampir sama. Karena itu istilah lead pencil (pensil timah) masih digunakan sampai sekarang. Karena teksturnya berminyak, bongkahan dibungkus dengan kulit domba atau potongan kecil timah berbentuktongkat dibebat dengan tali. Tidak seorang pun tahu siapa yang mula-mula mempunyai ide untuk memasukkan timah hitam ke dalam wadah kayu, tetapi pada tahun 1560-an, pensil yang primitif sudah sampai di benua Eropa.
Tak lama kemudian, timah hitam ditambang dan diekspor untuk memenuhi permintaan para seniman; dan pada abad ke-17, bisa dikatakan timah hitam telah digunakan di mana-mana. Pada waktu yang sama, para pembuat pensil bereksperimen dengan timah hitam untuk menghasilkan alat tulis yang lebih baik. Karena murni serta mudah diekstrak, timah hitam dari Borrowdale menjadi incaran pencuri dan pedagang gelap. Untuk mengatasinya, Parlemen Inggris mengeluarkan undang-undang pada tahun 1752 yang menetapkan bahwa pencuri timah hitam bisa dipenjarakan atau dibuang ke suatu koloni narapidana.
Namun pada tahun 1779, seorang ahli kimia Carl W. Scheele meneliti dan menyimpulkan bahwa grafit memiliki sifat kimiawi yang jauh berbeda dengan timbal. Grafit adalah komposisi molekul karbon murni yang lunak. Akhirnya pada tahun 1789, ahli Geologi Jerman, Abraham G. Werner memberikan nama grafit, yang berasal dari perkataan Yunani graphein, yang berarti menulis. Jadi, isi pensil bukan timah.
Perkembangan Pensil
Selama bertahun-tahun, grafit Inggris memonopoli industri pembuatan pensil karena cukup murni untuk digunakan tanpa perlu diproses lagi. Karena grafit Eropa kurang bermutu, pabrik-pabrik pensil di sana bereksperimen dengan berbagai cara untuk memperbaiki isi pensil. Insinyur Prancis Nicolas-Jacques Conté mencampur bubuk grafit dengan tanah liat, membentuk campuran itu menjadi batang-batang, dan membakarnya dalam perapian. Dengan mengubah-ubah perbandingan grafit terhadap tanah liat, ia bisa membuat isi pensil yang menghasilkan berbagai gradasi warna hitam, proses yang digunakan sampai sekarang.
Pada abad ke-19, pembuatan pembuatan pensil menjadi bisnis besar. Grafit ditemukan di beberapa tempat, termasuk Siberia, Jerman, dan yang sekarang disebut Republik Ceko. Di Jerman dan kemudian di Amerika Serikat, sejumlah pabrik dibuka. Mekanisasi dan produksi massal menekan harga, dan pada awal abad ke-20, bahkan anak-anak sekolah menggunakan pensil.
Awalnya pensil grafit diberi balutan kertas yang dirobek sesuai keinginan pemakainya. Namun kemudian ditemukan cara lebih praktis dan efisien dengan menyelimuti seluruh batang grafit dengan dua bilah kayu yang ditoreh untuk menyediakan tempat bagi batang grafit dan kemudian disatukan. Rautan pensil sebagai pelengkap alat tulis. Peraut mekanis mempermudah pengguna saat meraut pensil.
Grafit murni mungkin lebih disukai seniman karena karakteristiknya yang lebih lugas. Namun untuk penggunaan sehari-hari, diperlukan grafit yang berkualitas lebih rendah agar lebih fleksibel. Pada tahun 1795, ahli kimia Perancis, Nicolas Jacques Conté, menemukan cara mencampur grafit dengan tanah liat agar dihasilkan pensil yang lebih baik dan praktis. Salah satu produk turunannya adalah pensil Konte.
Pada 30 Maret 1858 Hymen Lipman dari Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat mematenkan pensil dengan ujung penghapus. Namun kemudian paten ini dibatalkan dengan alasan sebanenarnya tidak ada penemuan hal baru dari pensil tersebut. Peraut mekanik ditemukan pada tahun 1880 dan dengan cepat menjadi sangat populer.
Peraut mekanis mempermudah pengguna saat meraut pensil.
Pemrosesan Modern
Pensil di era modern dibuat dengan menghancurkan grafit murni dan tanah liat menjadi bentuk bubuk. Campuran ini kemudian diberi air, dianginkan, dan kemudian dibakar selama tiga hari. Kemudian isi pensil yang telah dicetak menjadi bentuk yang panjang dan tipis dilapisi dengan kayu halus. Awalnya pensil lebih banyak dibuat dalam bentuk persegi karena keterbatasan mesin produksi.
Namun di era modern, lebih banyak ditemui bentuk bulat yang lebih nyaman digenggam.
Identitas
Pensil dibedakan menurut komposisi . Huruf B menginformasikan ketebalan (boldness), yang berarti kandungan grafitnya lebih banyak. Sementara huruf H menginformasikan kekerasan komposisi leadnya, yang berarti kandungan tanah liatnya lebih banyak. Pensil dengan tandaF berarti komposisinya sangat tepat untuk diraut hingga keruncingan maksimal. Sementara angka di depan huruf memperlihatkan tingkat ketebalan atau kekerasan komposisi suatu pensil. Misalnya 2H akan lebih keras daripada H, atau 2B akan lebih lembut dan tebal dibandingkan B. HB berarti pensil memiliki kedua sifat keras dan tebal.
Warna pensil memperlihatkan area produksinya. Pabrik-pabrik di Amerika Utara memberi warna kuning, Jerman dan Brasil memberi warna hijau. India dan beberapa wilayah Asia memberi warna hitam dan merah. Swiss memberi warna merah. Sedangkan Inggris memberi warna kuning dan hitam. Kebanyakan standardisasi warna ini diciptakan produsen Faber-Castell. Namun banyak pula produsen yang tidak mengikuti standar ini.
Pensil Modern
Pensil sekarang adalah alat tuilis dan gambar yang canggih sekaligus serbaguna, yang setiap tahun diproduksi di seluruh dunia hingga milliaran batang. Pensil biasa dapat membuat garis sepanjang 60 kilometer dan menulis 45.000 kata.
Isi pensil mekanis, yang tangkainya dari logam atau plastik, tidak perlu diraut. Sebagai ganti grafit, pensil berwarna berisi bahan pewarna dan pigmen dalam puluhan warna.
Pensil mekanis ditemukan di Britania Raya pada 1822 oleh Sampson Mordan dan Gabriel Riddle. Pensil mekanis menjadi tenar di Jepang dengan beberapa pengembangan di tahun 1915 oleh Tokuji Hayakawa, seorang pekerja besi yang selesai magangnya. Pensil mekanis ciptaannya dinamakan Ever-Ready Sharp Pencil.
Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6900381
Pada masa ini istilah grafit masih disalahartikan dengan timah, timah hitam, dan plumbago, artinya “seperti timah” mengingat sifatnya yang hampir sama. Karena itu istilah lead pencil (pensil timah) masih digunakan sampai sekarang. Karena teksturnya berminyak, bongkahan dibungkus dengan kulit domba atau potongan kecil timah berbentuktongkat dibebat dengan tali. Tidak seorang pun tahu siapa yang mula-mula mempunyai ide untuk memasukkan timah hitam ke dalam wadah kayu, tetapi pada tahun 1560-an, pensil yang primitif sudah sampai di benua Eropa.
Tak lama kemudian, timah hitam ditambang dan diekspor untuk memenuhi permintaan para seniman; dan pada abad ke-17, bisa dikatakan timah hitam telah digunakan di mana-mana. Pada waktu yang sama, para pembuat pensil bereksperimen dengan timah hitam untuk menghasilkan alat tulis yang lebih baik. Karena murni serta mudah diekstrak, timah hitam dari Borrowdale menjadi incaran pencuri dan pedagang gelap. Untuk mengatasinya, Parlemen Inggris mengeluarkan undang-undang pada tahun 1752 yang menetapkan bahwa pencuri timah hitam bisa dipenjarakan atau dibuang ke suatu koloni narapidana.
Namun pada tahun 1779, seorang ahli kimia Carl W. Scheele meneliti dan menyimpulkan bahwa grafit memiliki sifat kimiawi yang jauh berbeda dengan timbal. Grafit adalah komposisi molekul karbon murni yang lunak. Akhirnya pada tahun 1789, ahli Geologi Jerman, Abraham G. Werner memberikan nama grafit, yang berasal dari perkataan Yunani graphein, yang berarti menulis. Jadi, isi pensil bukan timah.
Perkembangan Pensil
Selama bertahun-tahun, grafit Inggris memonopoli industri pembuatan pensil karena cukup murni untuk digunakan tanpa perlu diproses lagi. Karena grafit Eropa kurang bermutu, pabrik-pabrik pensil di sana bereksperimen dengan berbagai cara untuk memperbaiki isi pensil. Insinyur Prancis Nicolas-Jacques Conté mencampur bubuk grafit dengan tanah liat, membentuk campuran itu menjadi batang-batang, dan membakarnya dalam perapian. Dengan mengubah-ubah perbandingan grafit terhadap tanah liat, ia bisa membuat isi pensil yang menghasilkan berbagai gradasi warna hitam, proses yang digunakan sampai sekarang.
Pada abad ke-19, pembuatan pembuatan pensil menjadi bisnis besar. Grafit ditemukan di beberapa tempat, termasuk Siberia, Jerman, dan yang sekarang disebut Republik Ceko. Di Jerman dan kemudian di Amerika Serikat, sejumlah pabrik dibuka. Mekanisasi dan produksi massal menekan harga, dan pada awal abad ke-20, bahkan anak-anak sekolah menggunakan pensil.
Awalnya pensil grafit diberi balutan kertas yang dirobek sesuai keinginan pemakainya. Namun kemudian ditemukan cara lebih praktis dan efisien dengan menyelimuti seluruh batang grafit dengan dua bilah kayu yang ditoreh untuk menyediakan tempat bagi batang grafit dan kemudian disatukan. Rautan pensil sebagai pelengkap alat tulis. Peraut mekanis mempermudah pengguna saat meraut pensil.
Grafit murni mungkin lebih disukai seniman karena karakteristiknya yang lebih lugas. Namun untuk penggunaan sehari-hari, diperlukan grafit yang berkualitas lebih rendah agar lebih fleksibel. Pada tahun 1795, ahli kimia Perancis, Nicolas Jacques Conté, menemukan cara mencampur grafit dengan tanah liat agar dihasilkan pensil yang lebih baik dan praktis. Salah satu produk turunannya adalah pensil Konte.
Pada 30 Maret 1858 Hymen Lipman dari Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat mematenkan pensil dengan ujung penghapus. Namun kemudian paten ini dibatalkan dengan alasan sebanenarnya tidak ada penemuan hal baru dari pensil tersebut. Peraut mekanik ditemukan pada tahun 1880 dan dengan cepat menjadi sangat populer.
Peraut mekanis mempermudah pengguna saat meraut pensil.
Pemrosesan Modern
Pensil di era modern dibuat dengan menghancurkan grafit murni dan tanah liat menjadi bentuk bubuk. Campuran ini kemudian diberi air, dianginkan, dan kemudian dibakar selama tiga hari. Kemudian isi pensil yang telah dicetak menjadi bentuk yang panjang dan tipis dilapisi dengan kayu halus. Awalnya pensil lebih banyak dibuat dalam bentuk persegi karena keterbatasan mesin produksi.
Namun di era modern, lebih banyak ditemui bentuk bulat yang lebih nyaman digenggam.
Identitas
Pensil dibedakan menurut komposisi . Huruf B menginformasikan ketebalan (boldness), yang berarti kandungan grafitnya lebih banyak. Sementara huruf H menginformasikan kekerasan komposisi leadnya, yang berarti kandungan tanah liatnya lebih banyak. Pensil dengan tandaF berarti komposisinya sangat tepat untuk diraut hingga keruncingan maksimal. Sementara angka di depan huruf memperlihatkan tingkat ketebalan atau kekerasan komposisi suatu pensil. Misalnya 2H akan lebih keras daripada H, atau 2B akan lebih lembut dan tebal dibandingkan B. HB berarti pensil memiliki kedua sifat keras dan tebal.
Warna pensil memperlihatkan area produksinya. Pabrik-pabrik di Amerika Utara memberi warna kuning, Jerman dan Brasil memberi warna hijau. India dan beberapa wilayah Asia memberi warna hitam dan merah. Swiss memberi warna merah. Sedangkan Inggris memberi warna kuning dan hitam. Kebanyakan standardisasi warna ini diciptakan produsen Faber-Castell. Namun banyak pula produsen yang tidak mengikuti standar ini.
Pensil Modern
Pensil sekarang adalah alat tuilis dan gambar yang canggih sekaligus serbaguna, yang setiap tahun diproduksi di seluruh dunia hingga milliaran batang. Pensil biasa dapat membuat garis sepanjang 60 kilometer dan menulis 45.000 kata.
Isi pensil mekanis, yang tangkainya dari logam atau plastik, tidak perlu diraut. Sebagai ganti grafit, pensil berwarna berisi bahan pewarna dan pigmen dalam puluhan warna.
Pensil mekanis ditemukan di Britania Raya pada 1822 oleh Sampson Mordan dan Gabriel Riddle. Pensil mekanis menjadi tenar di Jepang dengan beberapa pengembangan di tahun 1915 oleh Tokuji Hayakawa, seorang pekerja besi yang selesai magangnya. Pensil mekanis ciptaannya dinamakan Ever-Ready Sharp Pencil.
Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6900381
Saturday, February 5, 2011
Air susu ibu - ASI antara mitos dan fakta
Kekhawatiran bahwa menyusui akan menyebabkan payudara kendur, hanyalah sebuah mitos yang tak terbukti kebenarannya. Presenter Sophie Navita, yang menyusui kedua anaknya mengatakan, mitos tersebut tidak benar. Payudara kendur, kata Sophie, karena kehamilan yang menyebabkan perubahan hormon.
Dalam sebuah buku panduan yang diperbanyak oleh World Vision Indonesia, disebutkan 45 mitos dan fakta tentang ASI. Ingin tahu? Inilah mitos (M) dan fakta (F) tersebut
M : Menyusui menyebabkan payudara kendur.
F : Payudara kendur disebabkan oleh bertambahnya usia dan kehamilan.
M : Payudara yang berukuran kecil, tidak dapat menghasilkan banyak susu.
F : Payudara kecil maupun besar sama-sama dapat menghasilkan banyak susu.
M : Payudara dengan puting terbenam tidak dapat menyusui.
F : Puting terbenam tidak berarti tidak dapat menyusui, karena bayi menyusu pada payudara, bukan pada puting.
M : ASI pertama (yang berwarna kekuningan) tidak baik bagi bayi.
F : ASI pertama (kolostrum) adalah zat terbaik bagi bayi.
M : Kolostrum / ASI pertama adalah susu basi.
F : Kolostrum mengandung zat kekebalan tubuh dan protein yang sangat kaya.
M : ASI eksklusif berarti tidak boleh memberikan makanan, yang lain boleh.
F : ASI ekslusif berarti hanya memberikan ASI saja, yang lain tidak boleh.
M : ASI eksklusif berarti tidak boleh memberikan susu formula, lainnya boleh.
F : ASI eksklusif berarti hanya boleh memberikan ASI saja, yang lain tidak boleh.
M : ASI eksklusif tidak dapat dilakukan jika ibu bekerja.
F : Ibu bekerja tetap dapat memberikan ASI eksklusif.
M : Hingga usia 6 bulan, ASI saja tidak cukup bagi bayi.
F : Semua kebutuhan bayi sampai usia 6 bulan terpenuhi oleh ASI saja.
M : Pisang dapat menyembuhkan diare pada bayi.
F : Makanan padat tidak dapat diolah oleh usus bayi hingga usia 6 bulan.
M : Pisang dapat membersihkan usus bayi.
F : Pisang tidak dapat membersihkan usus bayi melainkan merusak, karena usus bayi belum sanggup mengolah makanan hingga usia 6 bulan.
M : Susu formula sama baiknya dengan ASI.
F : Tidak ada cairan lain apapun yang dapat menggantikan ASI.
M : Susu formula membuat bayi lebih sehat.
F : Hanya jika diberikan ASI eksklusif sampai 6 bulan yang membuat bayi lebih sehat.
M : Untuk perkembangan otak, susu formula lebih baik daripada ASI.
F : ASI mengandung AA/DHA yang sangat penting bagi pertumbuhan otak.
M : Kombinasi ASI dan formula adalah yang terbaik bagi bayi.
F : Yang terbaik bagi bayi hingga usia 6 bulan adalah hanya menerima ASI saja.
M : Jika ASI belum atau tidak lancar dapat digantikan dengan susu formula.
F : Jika ASI belum atau tidak lancar, bayi masih memiliki daya tahan tubuh (tidak akan kelaparan) hingga 2x24 jam sejak lahir, yang dibawa sejak dalam kandungan.
M : Jika ASI belum keluar, tidak ada gunanya menyusui bayi.
F : Jika ASI belum atau tidak lancar, bayi masih memiliki daya tahan tubuh (tidak akan kelaparan) hingga 2x24 jam sejak lahir, yang dibawa sejak dalam kandungan.
M : Sementara ASI belum keluar, bayi dapat diberikan susu formula atau madu.
F : Pemberian makanan lain selain ASI meningkatkan risiko terganggunya usus bayi yang masih belum siap.
M : Agar bayi tidak kuning dan tidak demam, dapat diberi makanan atau minuman lain sebelum ASI keluar.
F : Bayi yang kuning harus banyak menerima sinar matahari pagi dan lebih sering diberi ASI.
M : Jika bayi terus menangis berati ASI-nya kurang.
F : Bayi menangis belum tentu lapar.
M : Ibu yang banyak minum susu, akan menghasilkan banyak ASI.
F : Banyaknya ASI yang dihasilkan tidak dipengaruhi oleh makanan atau minuman yang dikonsumsi ibu. Semakin sering bayi menyusu semakin banyak ASI yang dihasilkan.
M : Agar menghasilkan banyak ASI, Ibu harus banyak makan sayuran.
F : Semakin sering bayi menyusu, semakin banyak ASI yang dihasilkan.
M : Jika ibu sakit, bayi akan tertular melalui ASI.
F : Ketika sakita, tubuh ibu membuat zat kekebalan tubuh yang juga disalurkan kepada bayi melalui ASI sehingga bayi tidak akan sakit.
M : Ibu yang kurang vitamin tidak dapat menyusui bayinya.
F : Ibu yang kurus sekalipun tetap dapat menghasilkan banyak ASI asalkan sering menyusui.
M : Menyusui tidak boleh dilakukan sambil berbaring.
F : Menyusui dapat dilakukan sambil berdiri, duduk ataupun berbaring.
M : Bayi yang sedang sakit tidak boleh disusui.
F : Bayi yang sedang sakit harus lebih sering diberi ASI.
M : Pemberian air kepada bayi baru lahir hingga usia 6 bulan tidak akan merugikan.
F : Pemberian air kepada bayi baru lahir hingga usia 6 bulan hanya akan memenuhi perut bayi sehingga mengurangi ruang untuk ASI yang sangat dibutuhkan bayi.
M : Bayi baru lahir perlu diberikan air teh agar memiliki tenaga.
F : Pemberian air teh kepada bayi baru lahir hingga usia 6 bulan hanya akan memenuhi perut bayi sehingga mengurangi ruang untuk ASI yang sangat dibutuhkan bayi.
M : Setelah melahirkan, ibu terlalu lelah untuk dapat menyusui bayi.
F : Kecuali dalam situasi darurat, ibu yang baru melahirkan mampu menyusui bayinya segera, memeluk dan menyusui bayi adalah penghilang sakit dan rasa lelah ibu.
M : Bayi baru lahir tidak dapat menyusu sendiri.
F : Bayi memiliki naluri kuat untuk mencari puting dalam satu jam pertama setelah lahir.
M : ASI belum keluar pada hari pertama setelah melahirkan.
F : Meskipun tidak terasa, kolostrum (ASI pertama), akan keluar langsung setelah kelahiran. Jumlahnya sedikit, tapi cukup untuk kebutuhan bayi.
M : Tidak ada gunanya menyusui bayi sejak kelahirannya.
F : Kolostrum adalah cairan yang kaya dengan zat kekebalan tubuh dan zat penting lain yang harus dimiliki bayi. Bayi yang menyusui langsung akan merangsang ASI cepat keluar.
M : Bayi harus dibungkus dan dihangatkan dibawah lampu selama dua jam setelah lahir. F : Bayi bukan anak ayam. Kehangatan terbaik bagi bayi diperoleh melalui kontak kulit bayi ke kulit ibu, karena kehangatan tubuh ibu dapat menyesuaikan dengan kebutuhan bayi. Kontak kulit bayi ke kulit ibu membuat ASI semakin cepat keluar.
M : ASI pertama/kolostrum sangat sedikit, sehingga bayi lapar dan menangis.
F : ASI pertama memang sedikit, tapi cukup untuk memenuhi perut bayi yang hanya dapat diisi sebanyak 4 sendok teh.
M : Bayi menangis, pasti karena lapar.
F : Bayi menangis bisa diakibatkan karena merasa tidak nyaman, merasa tidak aman, merasa sakit, dan sebagainya, belum tentu lapar.
M : Bayi menangis karena lapar perlu diberi makanan atau minuman lain.
F : Jika bayi lapar, beri ASI lagi. Sering-sering diberi ASI tidak akan membuat bayi lapar.
M : ASI yang penting hanyalah cairan yang berwarna putih.
F : Kolostrum/ASI pertama (kekuningan/tidak berwarna) adalah ASI yang paling penting untuk memberikan kekebalan kepada bayi. ASI yang berwarna putih adalah yang paling penting untuk kebutuhan bayi sampai 6 bulan pertama.
M : Bayi kedinginan sehingga perlu dibedong.
F : Bayi baru lahir memang mudah kedinginan, sehingga perlu dipeluk kontak kulit ke kulit, diberi topi, lalu ibu bersama bayi diselimuti. Bedong bayi terlalu ketat akan membuatnya lebih kedinginan.
M : Kurang tersedia tenaga kesehatan sehingga bayi tidak dapat dibiarkan menyusu sendiri.
F : Suami atau anggota keluarga ibu dapat membantu Inisiasi Menyusu Dini.
M : Kamar bersalin atau kamar operasi sibuk sehingga bayi perlu segera dipisah dari ibunya.
F : Sementara sibuk, ibu bisa melakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD).
M : Ibu harus dijahit sehingga bayi perlu segera dipisah dari ibunya.
F : Sementara dijahit, ibu tetap dapat melaksanakan IMD.
M : Bayi perlu diberikan suntikan vitamin K dan tetes mata segera setelah lahir.
F : Benar, tapi dapat ditunda selama 1 jam hingga bayi selesai menyusu awal.
M : Bayi harus segera dibersihkan setelah lahir.
F : Ditunda 1 jam tidak akan mengubah berat dan tinggi bayi.
M : Tenaga kesehatan belum sependapat tentang pentingnya memberi kesempatan IMD pada bayi yang lahir dengan operasi caesar.
F : Mungkin, tapi adalah tugas orangtua untuk membela hak sang bayi. Tenaga kesehatan dapat diberi penjelasan, dan suami atau anggota keluarga dapat membujuk agar bayi dibiarkan untuk IMD.
M : Ibu belum bisa duduk/duduk miring untuk memberikan ASI.
F : Siapa yang mengharuskan duduk? Bayi dapat menyusu pada saat tengkuran di dada ibu.
Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6927709
Dalam sebuah buku panduan yang diperbanyak oleh World Vision Indonesia, disebutkan 45 mitos dan fakta tentang ASI. Ingin tahu? Inilah mitos (M) dan fakta (F) tersebut
M : Menyusui menyebabkan payudara kendur.
F : Payudara kendur disebabkan oleh bertambahnya usia dan kehamilan.
M : Payudara yang berukuran kecil, tidak dapat menghasilkan banyak susu.
F : Payudara kecil maupun besar sama-sama dapat menghasilkan banyak susu.
M : Payudara dengan puting terbenam tidak dapat menyusui.
F : Puting terbenam tidak berarti tidak dapat menyusui, karena bayi menyusu pada payudara, bukan pada puting.
M : ASI pertama (yang berwarna kekuningan) tidak baik bagi bayi.
F : ASI pertama (kolostrum) adalah zat terbaik bagi bayi.
M : Kolostrum / ASI pertama adalah susu basi.
F : Kolostrum mengandung zat kekebalan tubuh dan protein yang sangat kaya.
M : ASI eksklusif berarti tidak boleh memberikan makanan, yang lain boleh.
F : ASI ekslusif berarti hanya memberikan ASI saja, yang lain tidak boleh.
M : ASI eksklusif berarti tidak boleh memberikan susu formula, lainnya boleh.
F : ASI eksklusif berarti hanya boleh memberikan ASI saja, yang lain tidak boleh.
M : ASI eksklusif tidak dapat dilakukan jika ibu bekerja.
F : Ibu bekerja tetap dapat memberikan ASI eksklusif.
M : Hingga usia 6 bulan, ASI saja tidak cukup bagi bayi.
F : Semua kebutuhan bayi sampai usia 6 bulan terpenuhi oleh ASI saja.
M : Pisang dapat menyembuhkan diare pada bayi.
F : Makanan padat tidak dapat diolah oleh usus bayi hingga usia 6 bulan.
M : Pisang dapat membersihkan usus bayi.
F : Pisang tidak dapat membersihkan usus bayi melainkan merusak, karena usus bayi belum sanggup mengolah makanan hingga usia 6 bulan.
M : Susu formula sama baiknya dengan ASI.
F : Tidak ada cairan lain apapun yang dapat menggantikan ASI.
M : Susu formula membuat bayi lebih sehat.
F : Hanya jika diberikan ASI eksklusif sampai 6 bulan yang membuat bayi lebih sehat.
M : Untuk perkembangan otak, susu formula lebih baik daripada ASI.
F : ASI mengandung AA/DHA yang sangat penting bagi pertumbuhan otak.
M : Kombinasi ASI dan formula adalah yang terbaik bagi bayi.
F : Yang terbaik bagi bayi hingga usia 6 bulan adalah hanya menerima ASI saja.
M : Jika ASI belum atau tidak lancar dapat digantikan dengan susu formula.
F : Jika ASI belum atau tidak lancar, bayi masih memiliki daya tahan tubuh (tidak akan kelaparan) hingga 2x24 jam sejak lahir, yang dibawa sejak dalam kandungan.
M : Jika ASI belum keluar, tidak ada gunanya menyusui bayi.
F : Jika ASI belum atau tidak lancar, bayi masih memiliki daya tahan tubuh (tidak akan kelaparan) hingga 2x24 jam sejak lahir, yang dibawa sejak dalam kandungan.
M : Sementara ASI belum keluar, bayi dapat diberikan susu formula atau madu.
F : Pemberian makanan lain selain ASI meningkatkan risiko terganggunya usus bayi yang masih belum siap.
M : Agar bayi tidak kuning dan tidak demam, dapat diberi makanan atau minuman lain sebelum ASI keluar.
F : Bayi yang kuning harus banyak menerima sinar matahari pagi dan lebih sering diberi ASI.
M : Jika bayi terus menangis berati ASI-nya kurang.
F : Bayi menangis belum tentu lapar.
M : Ibu yang banyak minum susu, akan menghasilkan banyak ASI.
F : Banyaknya ASI yang dihasilkan tidak dipengaruhi oleh makanan atau minuman yang dikonsumsi ibu. Semakin sering bayi menyusu semakin banyak ASI yang dihasilkan.
M : Agar menghasilkan banyak ASI, Ibu harus banyak makan sayuran.
F : Semakin sering bayi menyusu, semakin banyak ASI yang dihasilkan.
M : Jika ibu sakit, bayi akan tertular melalui ASI.
F : Ketika sakita, tubuh ibu membuat zat kekebalan tubuh yang juga disalurkan kepada bayi melalui ASI sehingga bayi tidak akan sakit.
M : Ibu yang kurang vitamin tidak dapat menyusui bayinya.
F : Ibu yang kurus sekalipun tetap dapat menghasilkan banyak ASI asalkan sering menyusui.
M : Menyusui tidak boleh dilakukan sambil berbaring.
F : Menyusui dapat dilakukan sambil berdiri, duduk ataupun berbaring.
M : Bayi yang sedang sakit tidak boleh disusui.
F : Bayi yang sedang sakit harus lebih sering diberi ASI.
M : Pemberian air kepada bayi baru lahir hingga usia 6 bulan tidak akan merugikan.
F : Pemberian air kepada bayi baru lahir hingga usia 6 bulan hanya akan memenuhi perut bayi sehingga mengurangi ruang untuk ASI yang sangat dibutuhkan bayi.
M : Bayi baru lahir perlu diberikan air teh agar memiliki tenaga.
F : Pemberian air teh kepada bayi baru lahir hingga usia 6 bulan hanya akan memenuhi perut bayi sehingga mengurangi ruang untuk ASI yang sangat dibutuhkan bayi.
M : Setelah melahirkan, ibu terlalu lelah untuk dapat menyusui bayi.
F : Kecuali dalam situasi darurat, ibu yang baru melahirkan mampu menyusui bayinya segera, memeluk dan menyusui bayi adalah penghilang sakit dan rasa lelah ibu.
M : Bayi baru lahir tidak dapat menyusu sendiri.
F : Bayi memiliki naluri kuat untuk mencari puting dalam satu jam pertama setelah lahir.
M : ASI belum keluar pada hari pertama setelah melahirkan.
F : Meskipun tidak terasa, kolostrum (ASI pertama), akan keluar langsung setelah kelahiran. Jumlahnya sedikit, tapi cukup untuk kebutuhan bayi.
M : Tidak ada gunanya menyusui bayi sejak kelahirannya.
F : Kolostrum adalah cairan yang kaya dengan zat kekebalan tubuh dan zat penting lain yang harus dimiliki bayi. Bayi yang menyusui langsung akan merangsang ASI cepat keluar.
M : Bayi harus dibungkus dan dihangatkan dibawah lampu selama dua jam setelah lahir. F : Bayi bukan anak ayam. Kehangatan terbaik bagi bayi diperoleh melalui kontak kulit bayi ke kulit ibu, karena kehangatan tubuh ibu dapat menyesuaikan dengan kebutuhan bayi. Kontak kulit bayi ke kulit ibu membuat ASI semakin cepat keluar.
M : ASI pertama/kolostrum sangat sedikit, sehingga bayi lapar dan menangis.
F : ASI pertama memang sedikit, tapi cukup untuk memenuhi perut bayi yang hanya dapat diisi sebanyak 4 sendok teh.
M : Bayi menangis, pasti karena lapar.
F : Bayi menangis bisa diakibatkan karena merasa tidak nyaman, merasa tidak aman, merasa sakit, dan sebagainya, belum tentu lapar.
M : Bayi menangis karena lapar perlu diberi makanan atau minuman lain.
F : Jika bayi lapar, beri ASI lagi. Sering-sering diberi ASI tidak akan membuat bayi lapar.
M : ASI yang penting hanyalah cairan yang berwarna putih.
F : Kolostrum/ASI pertama (kekuningan/tidak berwarna) adalah ASI yang paling penting untuk memberikan kekebalan kepada bayi. ASI yang berwarna putih adalah yang paling penting untuk kebutuhan bayi sampai 6 bulan pertama.
M : Bayi kedinginan sehingga perlu dibedong.
F : Bayi baru lahir memang mudah kedinginan, sehingga perlu dipeluk kontak kulit ke kulit, diberi topi, lalu ibu bersama bayi diselimuti. Bedong bayi terlalu ketat akan membuatnya lebih kedinginan.
M : Kurang tersedia tenaga kesehatan sehingga bayi tidak dapat dibiarkan menyusu sendiri.
F : Suami atau anggota keluarga ibu dapat membantu Inisiasi Menyusu Dini.
M : Kamar bersalin atau kamar operasi sibuk sehingga bayi perlu segera dipisah dari ibunya.
F : Sementara sibuk, ibu bisa melakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD).
M : Ibu harus dijahit sehingga bayi perlu segera dipisah dari ibunya.
F : Sementara dijahit, ibu tetap dapat melaksanakan IMD.
M : Bayi perlu diberikan suntikan vitamin K dan tetes mata segera setelah lahir.
F : Benar, tapi dapat ditunda selama 1 jam hingga bayi selesai menyusu awal.
M : Bayi harus segera dibersihkan setelah lahir.
F : Ditunda 1 jam tidak akan mengubah berat dan tinggi bayi.
M : Tenaga kesehatan belum sependapat tentang pentingnya memberi kesempatan IMD pada bayi yang lahir dengan operasi caesar.
F : Mungkin, tapi adalah tugas orangtua untuk membela hak sang bayi. Tenaga kesehatan dapat diberi penjelasan, dan suami atau anggota keluarga dapat membujuk agar bayi dibiarkan untuk IMD.
M : Ibu belum bisa duduk/duduk miring untuk memberikan ASI.
F : Siapa yang mengharuskan duduk? Bayi dapat menyusu pada saat tengkuran di dada ibu.
Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6927709
Friday, February 4, 2011
Memahami fenomena Sleep Paralysis
Kamu membuka mata. Baru saja kamu tidur selama beberapa jam. Kamu bisa merasakan pikiranmu melayang-layang antara sadar dan tidak. Sambil berusaha mengumpulkan kesadaranmu, kamu mencoba untuk bangun. Tetapi, ada sesuatu yang tidak beres. Tubuhmu tidak bisa bergerak, nafasmu sesak, seakan-akan ada makhluk tidak terlihat yang menginjak dadamu. Kamu membuka mulutmu dan hendak berteriak, tidak ada suara yang keluar. Seseorang sedang mencekik leherku, pikirmu. Ada sesuatu yang tidak beres.
Ya, kalian mengerti maksud saya. Kita semua pernah mengalaminya. Sebagian menyebut fenomena ini dengan sebutan tindih hantu atau irep-irep. Entah apa kata resmi bahasa Indonesianya. Dulu, saya sempat mengira kalau kata fenomena ini disebut Lucid Dream. Namun, ternyata saya salah. Fenomena ini sebenarnya bernama Sleep Paralysis (Lumpuh Tidur) atau The Old Hag Syndrome.
Mereka yang mengalami fenomena ini kadang merasa ketakutan karena mengira sedang diserang oleh setan. Tidak bisa disalahkan. Zaman dulu, ada kepercayaan kalau fenomena ini diakibatkan oleh "Old Hag" atau "Penyihir" yang sedang menduduki dada korban. Dari situlah ia mendapatkan nama The Old Hag Syndrome.
Ketika ilmu pengetahuan mulai berkembang, nama The Old Hag Syndrome mulai ditinggalkan. Para peneliti lebih suka menyebutnya Sleep Paralysis (SP).
Lalu, pertanyaannya adalah: Apa yang menyebabkannya?
Menurut survey Gallup tahun 1992, hampir semua orang dewasa mengalami Sleep Paralysis, paling tidak dua tahun sekali. Jadi fenomena ini bukan sesuatu yang asing bagi manusia. Usaha untuk menelitinya telah berlangsung sejak tahun 1950an, namun baru benar-benar bisa dipahami ketika para peneliti mulai mengerti hubungan antara kondisi REM (Rapid eye movement) dengan mimpi.
Ketika kita tidur, kita akan memasuki beberapa tahapan tertentu. Memang ada banyak, namun kita hanya akan melihat dua tahapan besarnya, yaitu Non REM dan REM.
Ketika kita tidur, 80 menit pertama, kita memasuki kondisi Non Rem, lalu diikuti 10 menit REM. Siklus 90 menit ini berulang sekitar 3 sampai 6 kali semalam. Selama Non REM, tubuh kita menghasilkan beberapa gerakan minor dan mata kita bergerak-gerak kecil.
Ketika kita masuk ke kondisi REM, detak jantung bertambah cepat, hembusan nafas menjadi cepat dan pendek dan mata kita bergerak dengan cepat (Rapid eye movement - REM). Dalam kondisi inilah mimpi kita tercipta dengan jelas dan kita bisa melihat objek-objek di dalam mimpi.
Dr.Max Hirshkowitz, direktur Sleep Disorders Center di Veterans Administration Medical Center di Houston mengatakan kalau Sleep Paralysis muncul ketika otak kita mengalami kondisi transisi antara tidur mimpi yang dalam (REM dreaming Sleep) dan kondisi sadar.
Selama REM dreaming sleep, otak kita mematikan fungsi gerak sebagian besar otot tubuh sehingga kita tidak bisa bergerak. Dengan kata lain, kita lumpuh sementara. Fenomena ini disebut REM Atonia.
"Kadang, otak kita tidak mengakhiri mimpi atau lumpuh kita dengan sempurna ketika terbangun. Ini bisa menjelaskan mengapa tubuh kita menjadi kaku."
Menurut hasil penelitiannya, Dr.Hirshkowitz menyimpulkan kalau efek ini hanya berlangsung selama beberapa detik hingga paling lama satu menit. Namun, bagi korban, sepertinya pengalaman ini berlangsung sangat lama.
Lalu, bagaimana dengan perasaan adanya makhluk gaib yang muncul di kamar kita?
Florence Cardinal, seorang peneliti lain mengatakan kalau halusinasi biasanya memang menyertai Sleep Paralysis. Kadang ada perasaan kalau ada orang lain di dalam ruangan atau bahkan kita bisa merasakan adanya makhluk yang sedang melayang di atas kita.
Lalu, kita bisa merasakan adanya tekanan di dada seperti sedang diinjak atau diduduki. Malah, ada beberapa korban yang melaporkan mendengar suara langkah kaki, pintu terbuka dan suara-suara aneh. Ini cukup menakutkan, tapi normal. Bahkan banyak peneliti yang percaya kalau fenomena "penculikan oleh alien" atau "diserang roh jahat" kebanyakan hanyalah halusinasi yang terkait dengan Sleep Paralysis.
Lalu, dalam kondisi apakah Sleep Paralysis biasa muncul?
Beberapa penelitian menunjukkan adanya kondisi tertentu dimana kemungkinan mengalami Sleep Paralysis akan menjadi lebih tinggi bagi seseorang. Mereka yang mengalaminya, biasanya adalah ketika yang bersangkutan tidur telentang.
Lalu, fenomena ini lebih sering terjadi pada mereka yang mengalami kelelahan yang berlebihan atau mereka yang jadwal tidur normalnya terganggu.
Dan luar biasanya, mereka yang biasa minum obat penenang akan menjadi lebih sering mengalaminya (Ironis bukan?).
Bagaimana kita menghindari Sleep Paralysis?
Ini ada beberapa tips yang dihasilkan dari penelitian klinis, yaitu:
1. Tidurlah yang cukup dan teratur
2. Kurangi Stress
3. Berolahragalah secara teratur
Dengan kata lain, gaya hidup sehat!
Tapi yang terpenting dari semuanya adalah, Jika kalian terlanjur mengalami ini, tidak perlu takut, karena fenomena ini hanya berlangsung sesaat dan akan segera berlalu.
Sumber : http://www.facebook.com/photo.php?fbid=1851739734173&set=at.1809017346140.103900.1261165521.515306551&ref=nf#!/photo.php?fbid=1289637798620&set=o.227269191717&pid=30699523&id=1160476614
Ya, kalian mengerti maksud saya. Kita semua pernah mengalaminya. Sebagian menyebut fenomena ini dengan sebutan tindih hantu atau irep-irep. Entah apa kata resmi bahasa Indonesianya. Dulu, saya sempat mengira kalau kata fenomena ini disebut Lucid Dream. Namun, ternyata saya salah. Fenomena ini sebenarnya bernama Sleep Paralysis (Lumpuh Tidur) atau The Old Hag Syndrome.
Mereka yang mengalami fenomena ini kadang merasa ketakutan karena mengira sedang diserang oleh setan. Tidak bisa disalahkan. Zaman dulu, ada kepercayaan kalau fenomena ini diakibatkan oleh "Old Hag" atau "Penyihir" yang sedang menduduki dada korban. Dari situlah ia mendapatkan nama The Old Hag Syndrome.
Ketika ilmu pengetahuan mulai berkembang, nama The Old Hag Syndrome mulai ditinggalkan. Para peneliti lebih suka menyebutnya Sleep Paralysis (SP).
Lalu, pertanyaannya adalah: Apa yang menyebabkannya?
Menurut survey Gallup tahun 1992, hampir semua orang dewasa mengalami Sleep Paralysis, paling tidak dua tahun sekali. Jadi fenomena ini bukan sesuatu yang asing bagi manusia. Usaha untuk menelitinya telah berlangsung sejak tahun 1950an, namun baru benar-benar bisa dipahami ketika para peneliti mulai mengerti hubungan antara kondisi REM (Rapid eye movement) dengan mimpi.
Ketika kita tidur, kita akan memasuki beberapa tahapan tertentu. Memang ada banyak, namun kita hanya akan melihat dua tahapan besarnya, yaitu Non REM dan REM.
Ketika kita tidur, 80 menit pertama, kita memasuki kondisi Non Rem, lalu diikuti 10 menit REM. Siklus 90 menit ini berulang sekitar 3 sampai 6 kali semalam. Selama Non REM, tubuh kita menghasilkan beberapa gerakan minor dan mata kita bergerak-gerak kecil.
Ketika kita masuk ke kondisi REM, detak jantung bertambah cepat, hembusan nafas menjadi cepat dan pendek dan mata kita bergerak dengan cepat (Rapid eye movement - REM). Dalam kondisi inilah mimpi kita tercipta dengan jelas dan kita bisa melihat objek-objek di dalam mimpi.
Dr.Max Hirshkowitz, direktur Sleep Disorders Center di Veterans Administration Medical Center di Houston mengatakan kalau Sleep Paralysis muncul ketika otak kita mengalami kondisi transisi antara tidur mimpi yang dalam (REM dreaming Sleep) dan kondisi sadar.
Selama REM dreaming sleep, otak kita mematikan fungsi gerak sebagian besar otot tubuh sehingga kita tidak bisa bergerak. Dengan kata lain, kita lumpuh sementara. Fenomena ini disebut REM Atonia.
"Kadang, otak kita tidak mengakhiri mimpi atau lumpuh kita dengan sempurna ketika terbangun. Ini bisa menjelaskan mengapa tubuh kita menjadi kaku."
Menurut hasil penelitiannya, Dr.Hirshkowitz menyimpulkan kalau efek ini hanya berlangsung selama beberapa detik hingga paling lama satu menit. Namun, bagi korban, sepertinya pengalaman ini berlangsung sangat lama.
Lalu, bagaimana dengan perasaan adanya makhluk gaib yang muncul di kamar kita?
Florence Cardinal, seorang peneliti lain mengatakan kalau halusinasi biasanya memang menyertai Sleep Paralysis. Kadang ada perasaan kalau ada orang lain di dalam ruangan atau bahkan kita bisa merasakan adanya makhluk yang sedang melayang di atas kita.
Lalu, kita bisa merasakan adanya tekanan di dada seperti sedang diinjak atau diduduki. Malah, ada beberapa korban yang melaporkan mendengar suara langkah kaki, pintu terbuka dan suara-suara aneh. Ini cukup menakutkan, tapi normal. Bahkan banyak peneliti yang percaya kalau fenomena "penculikan oleh alien" atau "diserang roh jahat" kebanyakan hanyalah halusinasi yang terkait dengan Sleep Paralysis.
Lalu, dalam kondisi apakah Sleep Paralysis biasa muncul?
Beberapa penelitian menunjukkan adanya kondisi tertentu dimana kemungkinan mengalami Sleep Paralysis akan menjadi lebih tinggi bagi seseorang. Mereka yang mengalaminya, biasanya adalah ketika yang bersangkutan tidur telentang.
Lalu, fenomena ini lebih sering terjadi pada mereka yang mengalami kelelahan yang berlebihan atau mereka yang jadwal tidur normalnya terganggu.
Dan luar biasanya, mereka yang biasa minum obat penenang akan menjadi lebih sering mengalaminya (Ironis bukan?).
Bagaimana kita menghindari Sleep Paralysis?
Ini ada beberapa tips yang dihasilkan dari penelitian klinis, yaitu:
1. Tidurlah yang cukup dan teratur
2. Kurangi Stress
3. Berolahragalah secara teratur
Dengan kata lain, gaya hidup sehat!
Tapi yang terpenting dari semuanya adalah, Jika kalian terlanjur mengalami ini, tidak perlu takut, karena fenomena ini hanya berlangsung sesaat dan akan segera berlalu.
Sumber : http://www.facebook.com/photo.php?fbid=1851739734173&set=at.1809017346140.103900.1261165521.515306551&ref=nf#!/photo.php?fbid=1289637798620&set=o.227269191717&pid=30699523&id=1160476614
Subscribe to:
Posts (Atom)